Rasau Jaya– Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melaksanakan kegiatan strategis berupa Sosialisasi Dana Bagi Hasil (DBH) Kelapa Sawit Tahun 2024 dan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) Periode 2025–2029. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Camat Rasau Jaya (09/10/2025), ini merupakan manifestasi komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola sektor kelapa sawit yang berorientasi pada aspek keberlanjutan.
Sosialisasi ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan utama, termasuk perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kubu Raya, serta partisipasi aktif dari kelompok tani dan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kubu Raya. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman komprehensif kepada para pemangku kepentingan mengenai peran pemerintah daerah dalam tata kelola sawit serta memastikan tercapainya kesamaan pandangan dalam pemanfaatan DBH Sawit yang efisien dan sinkronisasi target RAD KSB.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dedy Hidayat, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan kesepahaman bersama mengenai pemanfaatan DBH Sawit yang efisien dan penyelarasan target RAD KSB. “Melalui kegiatan ini, diberikan edukasi mendalam terkait alokasi DBH Sawit, yang mayoritas dananya diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) petani sawit.”
Selain fokus pada DBH Sawit, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan, Rahayu Budiutami, menekankan pentingnya Matriks Sinkronisasi dalam penyusunan RAD KSB 2025-2029. “Dokumen tersebut sangat krusial sebagai panduan operasional lima tahunan untuk mewujudkan industri kelapa sawit yang tidak hanya unggul secara ekonomi, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan di tingkat lokal, sejalan dengan amanat nasional.”
Langkah proaktif ini menandakan upaya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mewujudkan ekosistem sawit yang adil, transparan, dan berkelanjutan, yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kubu Raya.







